fbpx
harga emas mengalami penurunan senin lalu, imbas treasury AS

Emas Mengalami Kenaikan Senin Lalu, Imbas Treasury AS

Emas mengalami kenaikan pada hari Senin (16/5/22) karena mundurnya imbal hasil Treasury AS mengimbangi hambatan dari dolar yang relatif kuat. Bersama dengan kenaikan suku bunga yang sangat signifikan. Sebelumnya, beberapa hal mendorong emas ke level terendah selama lebih dari 3,5 bulan.

Spot gold naik 0,3% menjadi $1,817,12 per ounce pada 13:52 ET (1752 GMT), setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 31 Januari di $1,786.60. Emas berjangka AS ditutup dengan kenaikan sebesar 0,3% pada $1,814.

Harga emas mengalami sedikit pemantulan yang disebabkan oleh penurunan dalam imbal hasil Treasury, dan sedikit menurunnya harga dollar. Menurut ahli analisis market senior, RJO Futures Bob Haberkorn, menambahkan bahwa tren keseluruhan untuk dolar “masih tinggi karena Fed agresif dengan kenaikan suku bunganya.

Semuanya dipertimbangkan, emas bertahan, itu harus secara signifikan sedikit lebih rendah… hal tersebut akan menemukan sedikit support di bawah level $ 1.800. Disamping itu, terdapat permintaan yang sangat besar untuk emas fisik dan perak.”

Dolar mengalami penurunan lebih rendah, tetapi masih bertahan pada area nilai tertinggi dalam dua dekade, membuat harga emas cukup mahal bagi sejumlah orang.

Meskipun emas dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi untuk mengontrol kenaikan harga dan menekan permintaan untuk emas batangan, yang tidak membayar bunga.

Banyak yang masih menganggap emas sebagai undervalued secara signifikan, dan akan lebih bersedia untuk membeli logam sekarang karena harga telah melemah,” papar Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index.

Spot silver naik sebesar 2,2% menjadi $21,53 per ounce, setelah mencapai level terendah sejak Juli 2020 pada hari Jumat.

Perak telah mengalami terjebak dalam aksi jual yang lebih luas dalam ekuitas dan emas, hal tersebut dikarenakan silver menjadi logam industri pada saat perkiraan pertumbuhan sedang dipangkas, jelas Rupert Rowling, analis pasar di Kinesis Money.

Platinum naik sebesar 0,2% menjadi $940,28, sementara paladium naik sebesar 3,9% menjadi $2.019,70.

Johnson Matthey mengatakan surplus di pasar platinum akan menyusut tahun ini dan pasar paladium kemungkinan akan kembali menuju defisit.